Gambar Instansi
Proyek Investasi Trading Ayam Part 2
Kota Surabaya
Ternaknesia
Investasi
10 Januari 2021 - 31 Desember 2021
Stok Habis
Gambar Saham Nilai 1 Lembar Rp500.000
Gambar ROI ROI 22% - 26%
Tersisa 0 lembar dari 7203 lembar

Tentang Proyek

Proyek Investasi Trading Ayam Part 2 adalah proyek perpanjangan dari Proyek Investasi Trading Ayam yang dibuka pada akhir tahun 2019 lalu. Pandemi effect telah menjadi peluang tersendiri bagi Ternaknesia. Pada pertengahan bulan Maret Ternaknesia telah mendapat PO dari perusahaan suplai bahan pangan dalam program BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) oleh Kemetrian Sosial RI di beberapa pulau di Indonesia. Saat ini penyaluran BNPT adalah melalui E-warong sinergi dengan Program Keluarga Harapan (PKH). Selama masa pandemi, pemerintah telah menambahkan kuota penerima manfaat program BPNT. Berawal dari kesempatan tersebut,
berbagai potensi pasar suplai bahan pangan semakin terbuka luas di Indonesia.


Saat ini, Ternaknesia telah menyuplai bahan pangan seperti telur, ayam, dan sarden tidak hanya untuk program pemerintah namun juga horeka, RPU, dan warung tenda di Jawa Timur. Serta mensuplai dalam jumlah besar di beberapa kota di Indonesia ke pengusaha lokal yang menjadi vendor suplier bahan pangan di wilayah mereka. Mulai dari Batam, Jakarta, Bandung, Lombok, Bima, Makassar, Bau-Bau, Ternate, dan Papua.


Perpanjangan proyek Investasi Trading Ayam dibuka karena adanya pembaharuan kontrak kerjasama dengan buyer Maluku Utara (pada Proyek Invetsasi Trading Ayam Part 1) serta kontrak baru dengan buyer Sukabumi. Buyer Sukabumi tersebut adalah PT Mitra
Wahid Mandiri yang menjadi salah satu penyuplai bahan pangan program sosial di Sukabumi. Kami telah berpengalaman tranksaksi dengan baik sejak 6 bulan lalu, terutama untuk komoditi karkas ayam beku dan sarden. Dan pada bulan Desember ini kami mendapatkan pembaharuan kerjasama karena adanya penambahan kuota permintaan suplai ayam di kedua buyer tersebut.

Lihat Video Lihat Proposal