Home

Permasalahan Peternakan Indonesia

Ternaknesia  13 Dec 2018 17:45
dilihat 264 kali


Indonesia merupakan negara besar dengan populasi penduduk lebih dari 260 juta jiwa. Dikenal juga sebagai negeri subur, berlimpah sumber daya pangan. Namun pernahkan kita bayangkan berapa besar serapan pasokan pangan dari hasil peternak lokal yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan pangan Indonesia?

Sampai saat ini, pemerintah masih gencar mengimpor susu dan daging dari luar negeri. Alasannya klasik, yaitu produksi susu segar dan daging dalam negeri kita masih sedikit dan  jumlah peternak yang kita miliki belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Sebagian besar dari mereka pun merupakan peternak kecil, bukan jenis peternak industri.

Rendahnya regenerasi peternak juga tidak dapat dipungkiri, minimnya peran pemuda menjadi masalah yang harus kita atasi. Selain itu, masalah permodalan, pemasaran, dan manajemen peternakan membuat para peternak sulit mengembangkan usahanya. Padahal aktivitas peternakan merupakan salah satu penyokong ekonomi bangsa. Bagaimana Kedaulatan Pangan Indonesia bisa terwujud apabila makanan yang kita makan bukan berasal dari petani-peternak lokal.

Ternaknesia hadir sebagai bentuk solusi dari permasalahan pangan dan peternakan Indonesia. Potensi kebutuhan pangan Indonesia yang begitu besar namun tidak dapat diimbangi dengan kemampuan suplai yang memadai dari peternak di Indonesia. Dengan bantuan teknologi dan semangat berbagi, ternaknesia turut berkontribusi untuk memberikan solusi.

Ternaknesia meyakini bahwa kedaulatan pangan (terutama dalam hal protein hewani), hanya bisa terwujud jika semua elemen bangsa Indonesia berkontribusi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas peternakan Indonesia. Kontribusi peternak adalah beternak dengan efektif dan efisien, kontribusi pemerintah adalah membuat kebijakan yang pro terhadap peternakan Indonesia, kontribusi masyarakat adalah membeli hasil ternak peternak lokal dan berinvestasi untuk kemajuan peternakan Indonesia. Adapun kontribusi Ternaknesia adalah merajut semua titik yang terlibat di dunia peternakan melalui platform digital dan mengajak semakin banyak masyarakat khususnya pemuda untuk terlibat dalam gerakan ini, untuk bersama-sama berkontribusi membangun peternakan indonesia dan kedaulatan pangan bangsa.