Blog Ternaknesia

Gambar CARA TERNAK SAPI YANG MENGUNTUNGKAN
Artikel Editor Ternaknesia
CARA TERNAK SAPI YANG MENGUNTUNGKAN

Kebutuhan daging sapi terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, hal ini dipicu oleh pertumbuhan penduduk dan ekonomi masyarakat yang semakin tinggi. Hal ini juga yang membuat harga daging sapi menjadi mahal. Kondisi tersebut, bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Namun usaha beternak sapi bisa dibilang cukup sulit, dibutuhkan keahlian khusus, ketelitian dan juga kesabaran yang baik. Dikarenakan sapi membutuhkan perhatian dan perawatan yang intensif. 

Berikut beberapa cara beternak sapi yang tepat dan menguntungkan :

1. Menetapkan Modal Awal Usaha 

Mungkin kita merasa takut untuk mengeluarkan modal yang besar. Tapi jangan takut karena dari modal tersebut juga akan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda. Modal awal ini harus mencukupi kebutuhan ternak sapi seperti kandang, pangan, bibit sapi unggul, obat-obatan dan lainnya. Selain itu, dibutuhkan juga jaringan informasi untuk mendapatkan berbagai informasi mengenai merawat dan berbisnis ternak sapi.

2. Memilih Jenis Sapi Yang Tepat

Mengetahui secara terperinci jenis-jenis sapi lokal maupun impor karena setiap jenis sapi memiliki perawatan yang berbeda-beda. Seperti sapi Madura dan Bali membutuhkan perawatan yang lebih karena pertumbuhan yang cenderung lama namun memiliki kualitas daging yang sangat bagus. Pastikan saat memilih sapi dalam keadaan yang sehat.

3. Menyiapkan Kandang 

Kandang sapi memerlukan sinar matahari yang cukup untuk menjaga suhu didalam kandang. Ada berbagai posisi kandang sapi yang bisa dibuat, ada satu baris sejajar atau dua baris yang berhadapan atau dengan posisi mengelilingi kandang saling berhadapan atau berlawanan. Hal ini bergantung pada jumlah sapi yang Anda ternak.

4. Memilih Bibit Sapi Ternak yang Unggul

Memilih sapi yang memiliki mata bersih dan cerah, tidak memiliki lendir di hidung. Adanya lendir pada hidung berarti sapi tersebut memiliki gangguan pernafasan. Kulit dan bulu sapi juga harus bersih dan tidak rontok sebagai tanda bahwa sapi tersebut terhindar dari infeksi dan zat bahaya, kukunya tidak panas dan dubur serta ekor perlu diperiksa ada gejala diare atau tidak.

5. Pemberian Pakan

Pemberian pakan hijau yang bagus, juga bisa menggabungkan antara pakan hijauan dengan pakan yang mengandung konsentrat seperti ampas tahu, kulit kacang kedelai, bekatul dan kulit nanas. 

6. Perawatan Sapi

Perawatan sapi yang ekstra juga perlu diberikan, seperti melakukan vaksinasi dan pemberian obat cacing untuk menjaga kekebalan tubuh sapi. Kandang juga harus dibersihkan setiap hari agar tetap kering dan bersih sehingga terhindar dari berbagai virus dan penyakit.

Untuk memulai suatu usaha perlu memperhatikan berbagai hal, dari hal kecil dan meminimalisasi kesalahan yang dapat terjadi. Jadi, sudah siap jadi Peternak Sapi Sukses?